Kisah Pencuri Balairung

12/07/2012 06:04:00 AM Sael 0 Comments

Catatan: Jikalau kau tahu siapa yang aku sindir di puisi ini,  tinggalkan pesan di kolom bawah ya.

Pesan yang ditulis dalam balairung terdestruksi.
Ada pencuri tadi siang
Tadi masuk ke balairung daerah sini
Dia ambil pilar-pilar gedung
Dengan santai dan bodohnya

Pencuri ini terlalu bodoh
Dia tak tahu pilar adalah sangga utama
Main ambil saja dengan alasan retoris
"Keperluan ekonomi", padahal untuk dijual itu pilar

Huh, dasar pencuri berjas loak itu
Lagaknya bawa proposal tapi masih doyan mencuri
Yang dipikir: "kalo nyuri dapet duit"
Abai saja jikalau balairung bertatapan dengan kehancuran

Aku juga tiada mengerti
Bagaimana dia bisa bawa pilar
Seberat 39,3 kuintal itu dengan mudah
Padahal di mataku sulit sekali

Maafkan kebodohan pencuri ini???
Tidak bisa, harusnya dihabisi saja ah
Tak mau balairung tercintaku hancur karena
Pencuri bodoh yang berpikir ekonomis

Tak usah banyak omong ah
Lebih baik renovasi saja balairung itu
Dan tangkap-tawan pencuri itu beserta kongsinya
Karena balairung aset berharga kita

Catatan: Jikalau kau tahu siapa yang aku sindir di puisi ini,  tinggalkan pesan di kolom bawah ya. Pesan yang ditulis dalam balairung te...

0 comments: