Mau Menyelamatkan Nasib Indonesia? Nongkrong Dulu Yuk!

12/30/2016 09:56:00 AM Sael 0 Comments


Gabungan dari dua tulisan gue yang menyinggung warkop dan cara orang-orang tak bertanggung jawab yang memecah negeri ini dari dalam. Ini karena di akhir tahun gue lagi kena writer's block secara mendadak karena kelelahan hahaha. Gue mau menggabungkan kedua artikel ini secara terang-terangan.


Apalagi setelah gue mendapatkan infografis baru dari forum sebelah soal bahayanya berita-berita hoax atau provokasi yang yeah, seems like sangat memanfaatkan orang sini yang suka sekali ngegosip. Sudah ngegosip, wawasan rendah tetapi seakan-akan tahu seisi dunia, lol.


Hmm, fitnah sangat masif dan berita-berita miring akan memicu kemarahan bukan? Ya, tetapi kadang segala sesuatu kemarahan dan emosi bisa lunak dengan satu hal: nongkrong. Alih-alih marah, kalau enak makanannya pasti langsung senang kan? Di kopi darat, biasanya sih tidak ada yang bisa mengelak. Hahaha.

Budaya yang bahasa jadulnya "mangan ora mangan ngumpul" ini intinya asal ngumpul, ngobrol dengan suasana santai - marah-marah palingan hanya ketika negara api menyerang seperti ada maling atau ada yang baperan hehehe. Duduk-duduk, terserah di mana, asalkan ngumpul ngobrol sebebas-bebasnya dan untuk mendapatkan manfaat sebanyak mungkin, setidaknya rileks atau cari inspirasi. Nongkrong bukan ke kafe doang, kalau bergerombol di belakang kelas setelah pelajaran juga tergolong nongkrong itu.


Nongkrong padahal dianggap budaya negatif oleh sebagian orang. Ada aja yang bilang orang kebanyakan nongkrong masa depannya suram (madesu). Iya sih kalo nongkrong mulu kagak belajar. Ya itu sih kalo nongkrongnya gak berkualitas. Sebenarnya, apapun tujuan nongkrongmu, itulah cara terbaik untuk mengubah dunia dengan kepala dingin. Mengubah dunia tanpa mengenal perbedaan yang cenderung ke rasis, tanpa lihat beda pemikiran, pokoknya kita satu dalam (titik-titik). Apalagi yang sudah berteman lama, nongkrong sudah seperti... Ah sudahlah.

Tahukah kamu bahwa hanya dengan nongkrong dengan orang yang kamu cintai dan kamu sayangi, kamu bisa mencegah mereka jatuh ke lubang yang dalam? Ya, ketimbang saling maki di dunia maya yang mengakibatkan orang yang tidak terbiasa dengan internet life, bahkan yang terbiasa juga marah, mending ketemuan. Dekati personal dan dekap secara personal. Ya, kalau orang tersebut tidak juga berubah setelah diajak nongkrong, mungkin bisa dengan menaikkan level nongkrongnya atau dekati terus sampai dia berubah.

Tahukah kamu dengan nongkrong maka permasalahan yang awalnya alot diselesaikan karena sulit sekali melakukan pendekatan akhirnya bisa segera selesai? Semuanya karena dilakukan dengan kepala dingin. Dari masalah sepele kayak makan di mana sampai masalah menyangkut uang miliaran bisa kelar hanya dengan nongkrong.

Tahukah kamu dengan nongkrong, orang yang berpolitik tidak sehat akhirnya juga berpolitik sehat akibat dekat dengan temannya dan ada rasa tidak enak satu sama lain? Begitu juga dengan urusan tanggapan terhadap umat beragama, orang bisa menerima pendapat orang dan menyangkal - lalu meluruskan - dengan cara tak terduga. Juga dengan jurus ala nongkrong di warung kopi: ngobrol cantik.

Nongkrong itu sifatnya universal, damai, juga akan mendorong sifat negatif menjadi positif. Sifat dasarnya juga membuat kepala dingin - sehingga mau obrolannya bikin kepala panas seperti buka-bukaan aib juga tetap berasa biasa-biasa aja kok...

Jadi jangan biarkan nongkrongmu negatif. Kalau tongkrongan membawa obrolan negatif semacam fitnah seperti gue bilang di atas banget, wah, hati-hati, nongkrong sudah kehilangan esensi!!! Itu sih bukan nongkrong, tapi sounding berita hoax. Bikin kepala pening, emosian, beda dengan prinsip nongkrong yang melepaskan emosi dan melampiaskan isi hati, juga memasukkan hal positif.

Dalam menjaga Indonesia dari kaum-kaum yang nggak suka bangsa ini bersatu, gue melihat salah satu senjata perang yang nggak orang sadari tapi kerap kita lakukan. Nongkrong. Nongkrongnya yang sehat, jangan malah nongkrong buat diskusi cara sounding berita hoax. 

Ini adalah tindakan kecil yang bisa mengubah dunia lho. Cuma duduk, ngopi, tapi isi obrolannya itu loh bisa memengaruhi pikiran orang lain dan akhirnya mengubah jalan pikiran menjadi positif. Ya, selama ada niat buat menjaga tongkrongan steril dari hal negatif :)


Ah nulis apa gue. Intinya, selamatkan Indonesia jangan muluk-muluk. Perhatikan apakah temanmu sudah benar jalannya? Sudah sepaham dengan arah gerak negeri ini? Kalau belum, nongkrong yuk biar kita selesaikan dengan kepala dingin dan teh dingin!

Eh kurang 1 lagi. Jangan biarkan hal-hal negatif apalagi perusak-pemecah belah bangsa memasuki tongkrongan kita...

Beberapa referensi

Gabungan dari dua tulisan gue yang menyinggung warkop dan cara orang-orang tak bertanggung jawab yang memecah negeri ini dari dalam. I...

0 comments: