Ngapain Bikin Resolusi Tahun Baru?

12/31/2016 08:46:00 AM Sael 1 Comments


Catatan super cepat yang dibikin beberapa menit sebelum pergantian tahun, ini mikir dan ngetiknya cepet karena memang mau lihat orang lagi tahun baruan. Pasti yang baca kebanyakan udah di 2017. Intinya juga sederhana, mempertanyakan, kenapa sih orang-orang banyak yang bikin resolusi tahun baru - padahal itu sebenarnya bukan keharusan kok. Apa resolusi hanya sekadar kultural?


Ya, maaf aja, gue sering mempermasalahkan hal-hal yang dilakukan secara kultural belaka dan tidak tahu esensinya. Termasuk main resolusi-resolusian ini. Gue curiga, jangan-jangan elo pasti bikin resolusi karena ikut-ikutan. Padahal seharusnya yang namanya resolusi tidak perlu pada saat tahun baru, bisa juga dilakukan pada hari raya di mana banyak orang yang tobat berjamaah, insaf berjamaah.

Di tulisan ini, gue nggak mengatakan resolusi tahun baru nggak penting, malah sebenarnya salah satu hal penting loh untuk membuat target apa yang harus dilakukan selama setahun. Untuk mengelola yang bukan milik sendiri semacam organisasi, jelas-jelas harus dibikin dari jauh hari untuk rencana per tahunnya, nggak bisa mendadak-mendadak apalagi sudah menyangkut hal panas bernama anggaran :D.

Cuma, jangan mengisi resolusi tahun baru dengan ikut-ikutan temen aja. Contohnya kalau resolusinya pengen punya pacar karena teman bikin resolusi serupa, jangan dong. Sama aja kayak nyontek pada saat ujian. Sudah nggak berkah, nanti ke kehidupan lo juga bisa acakadul karena pada dasarnya perencanaan hidup lo nggak jelas. Kalau ceritanya gitu mending nggak usah bikin resolusi sekalian deh. Tunda dulu sampai kelar, orang itu tanggung jawab diri sendiri kok. Resolusi kan bukan sesuatu yang sifatnya musiman, dikira resolusi kromatografi apa yang musimnya kalau lagi diajarin doang.

Pada dasarnya orang membuat resolusi pada tahun baruan adalah untuk:
1. Mempermudah pembagian berdasarkan waktu/periodisasi, karena pusing dong kalau resolusi pribadi aja harus diatur di tanggal sekian, mending cari momen pas seperti tahun baruan.
2. Supaya pada bulan pertama bahkan hari pertama sudah ada rencana, daripada kalau bikin resolusi nunggu Lebaran, nanti Januari sampe lebaran bingung.

Sehingga balik lagi ke esensi buat resolusi: life planning. Rencana hidup. Sehingga buatlah resolusi jangan asal-asalan, dan ingat kalau nggak buat resolusi nggak masalah ya gan... Setiap orang ada alasannya untuk tidak membuat atau membuat target atau resolusi pada musim tahun baru.

Yang pasti kalau resolusi bikin yang niat lah. Selain niat membuatnya, NIAT MELAKUKANNYA JUGA! Banyak resolusi gantung atau tidak terlaksana karena gak serius dalam pelaksanaannya. Keniatan resolusi menunjukkan kualitas diri dan bagaimana kualitas resolusinya... Sehingga, realistislah kalau mau bikin resolusi supaya tingkat ketercapaian tinggi, makin niat deh.

Selamat tahun baru!

Purwosari, Surakarta, 31 Desember 2016 23.45

Catatan super cepat yang dibikin beberapa menit sebelum pergantian tahun, ini mikir dan ngetiknya cepet karena memang mau lihat orang l...

1 comment:

  1. Wasik saya setuju dengan pendapatnya kang !!

    Mampir juga ya di blogku obbyblog.com

    ReplyDelete