Inilah Kenapa Lite FM Harus Berubah Jadi Most Radio

10/15/2017 09:37:00 AM Sael 17 Comments


Belakangan, lagu-lagu keras dan ngerock tambah gencar di radio dengan nama baru ini. Semua gara-gara demo massal ke akun Kis FM, terkait hilangnya Rock Weekend. Sayang media nggak berani memberitakan ini, kecuali Info Twitwor.

Ketika gue membuat tulisan ini, lagu-lagu yang keluar dari Most Radio salah satunya Metallica - Nothing Else Matters, Wild World versi cover Mr. Big, dan Protonema dengan Rinduku Adinda. Waduh, ini golongan lagu-lagu yang bisa dibilang rock, meski nggak keras-keras amat sih.

Enaknya penyiarnya adalah Andrian Eswe, salah satu "biangnya" Kis FM dulu. Ya, kebanyakan penyiar Ramako jaman dulu cuma bertukar-tukar radio. Ada yang memang keluar permanen atau mungkin hiatus lama, seperti Arief Okep Presiden Rock Indonesia, Febicil yang isunya mau ke Delta FM, The Koma, dan lainnya.

Kalau nggak salah mereka masih di lantai 38, dan sepertinya akan tetap di lantai 38, nggak pindah ke Imperium P7. Malah gue berharap Gen FM juga pindah ke lantai 38 GI, caplok lahan tetangganya Ramako yaitu Qatar Airlines.

Back to topic, kenapa mereka, grup Mahaka, nggak membiarkan namanya Lite FM? Kenapa juga nggak dikembalikan ke Ramako 105.8?

Simple, nama Ramako dan Lite udah identik dengan musik-musik enteng dan galau. Sementara Anda tahu sendiri lagu-lagu di Most FM belakangan, semakin didominasi musik-musik gahar, keras, dan "laki". Apalagi, Most FM juga dipromosikan sebagai 'radionya laki-laki' secara nggak langsung dari Instagram mereka.

Selain itu, kalau pake nama lama, iteration alias pengulangan pakai nama, setahu gue gak boleh deh. Lihat aja penggantian nama Sindo Trijaya jadi MNC Trijaya, nggak bisa langsung jadi Trijaya karena keganjal peraturan ini.

Pihak Mahaka ngerasa harus mengubah sensasi dari mendengarkan radio ini dari namanya. Ya udahlah, diganti aja jadi Most Radio. Apalagi kabarnya radio ini akan menjadi radio news and sports. Tapi gue ragu sih, secara untuk kategori itu kayaknya Jak FM deh. Jak FM mulai berubah ke politik, apalagi sejak interview carpool Ahok dan Anies. Kemarin Sandiaga Uno juga diundang ke sana.

Dengerin Jak FM di saat-saat tertentu, apalagi bahas Pilkada itu berasa dengerin Elshinta, nggak pake debat kusir dan tentu ada lagunya. Kemungkinan, Most FM jadi sports and oldies radio, Jak FM jadi adult contemporary and politics radio. Di antara grup Mahaka, yang paling berani nyerempet politik cuma Jak.

Tentunya Most FM ini sangat fenomenal gara-gara nggak ada saingannya untuk saat ini di Jakarta. Untuk kategori oldies lagu Barat, Most FM gak ada saingan. Kalau lagu Indonesia, saingannya ada Pro 1 RRI kalau lagi nggak muterin dangdutan, ditambah rajanya yaitu Camajaya 102.6 FM.

Apalagi ditambah lagu-lagu oldies, udahlah, generasi jaman old ngumpul semua.

Tulisan ini cuma opini terkait radio, lebih jelasnya buka aja kategori soal radio. Gue nggak ada afiliasi dengan grup radio manapun, selain sebatas kenal dengan beberapa penyiar dan petinggi. Itu nggak akan memengaruhi penilaian objektif gue. Hehehe.

Belakangan, lagu-lagu keras dan ngerock tambah gencar di radio dengan nama baru ini. Semua gara-gara demo massal ke akun Kis FM, terkait...

17 comments:

  1. Thanx infonya ngab, sempet ngerasa kehilangan lgu rock di kis fm, setelah baca jd tau klo skrg ada penggantinya yakni MOST FM.

    ReplyDelete
  2. Di Surabaya malah ada Channel 5 RRI 91.7
    Konsepnya mirip2 Most Radio tapi juga ada sebagian musik 2000-an yg jazz & melow gitu..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu sih 103.8 Brava banget, pernah nyoba soundhound nih, kaget banget, LHO KOK 2010? Bahkan ada yang 2015. Dikonfirmasi Google Search juga bener. Ternyata Brava memang memainkan jazz tidak terlalu memandang umur lagu, tapi kalau musik oldies jelas fokus di bawah 90 mirip Most.

      Delete
  3. Replies
    1. Iya sih rock music yg banyak (meskipun masih nyampur) jadi pembeda dengan tetangga sebelah yang punya MNC. V Radio sejak berubah jadi 100% easy listening emang lawan yg bener-bener harus diwaspadai, terutama Kis FM tuh.

      Kalau kayak tetangga sebelahnya lagi yang sama-sama mix antara news dan talk (Sonora dan Sindo Trijaya) perbedaan kentara jelas di playlist dan durasi ngomong.

      Delete
  4. suka radio ini sedari masih ramaco, jaya terus diudara !!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jujur aja waktu berubah jadi Lite FM format baru banyak yang gak suka, andai itu gak dilakukan pihak Ramako mungkin akuisisi ini gak akan terjadi

      Delete
  5. Dengan kata lain berarti ramako group hampir dinyatakan bangkrut dong ya? Karena dari 5 radio yang dimiliki 3 diantaranya yang ada di jakarta dijual ke mahaka group

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo masalah internal mana saya tahu, tapi emang dari nilai radio (bukan nilai akuisisi ya) yg dishare pihak Mahaka ada indikasi kuat masalah keuangan. Jauh banget dari gen fm (kalau gak salah hampir 1 T) dan radio-radio jkt lain yg kayanya di angka 500 M.

      Sekarang tambah kelihatan dari Lantai 38 yang akhirnya dilepas pihak Mahaka, kayanya ada permasalahan juga dengan pemilik Menara BCA. Bayangin mrk menetap dari menara BCA tergolong baru diresmikan lho. Kasarnya sih sepetinya nggak kuat bayar sewa lt 38.

      Btw akuisisi senilai 70% membuat pihak Ramako (keluarga Bambang Rachmadi) tetap punya kontrol atas radio-radio ini. Namun gak sebebas dulu. Bentuknya ada di format radio sih yg cukup jelas.

      Delete
  6. Radio favorit dijalan pergi kantor, pulang dan istirahat di kamar, makasih most FM semoga makin sukses dan Jaya Raya

    ReplyDelete
  7. Kereeenn most radio...cuma sdikit kurang stasion ID (jinggle) dari lagu up beat ke low beat...welcome rock!! Yess!!

    ReplyDelete
  8. Suka dgn format MOST Radio sekarang..

    ReplyDelete
  9. Radionya nyokab gue banget... Disco... Rock or Blues... Bikin gue jd tau lagu2 lama yg keren-keren

    ReplyDelete
  10. Suka banget dengan format MOST Radio 105.8 FM yg full 80s dan 90s. Apalagi acara pagi dengan penyiar energik dan informatif. Betul ada sedikit pembeda dengan V Radio, lagu2 di MOST Radio rata2 lebih laki bukan hanya pop top 40 lawas.

    Hanya saja sejak dua hari belakangan ini ada insert di MOST radio bahwa mereka akan berubah format sejak 23 Mei 2018...sekilas terdengar ada dangdut. Cukup berani juga...apa betul perubahan format ini? Kita lihat besok. Saya pribadi memilih MOST Radio tetap di format sekarang. Penyegaran format boleh tapi jangan terlalu drastis. Jakarta masih perlu 80s 90s sound mengudara.

    ReplyDelete
  11. Saya suka sekali MostFM jadi banyak rock-nya terutama era 80-90an setelah belakangan saya kecewa dengan rock weekend di KissFM yang lama kelamaan bergeser ke lagu rock modern, beda dengan akhir 90an dulu waktu masih full 2 hari sabtu dan minggu. Terus terang stasiun ini (khususnya acara primetime) mengingatkan saya tahun 2000an dimana ada radio yang khusus muter lagu-lagu rock klasik, M97. Terutama gaya pak RT yang mirip sekali dengan Ifeb (Febrira Gakib)di M97...

    ReplyDelete
  12. Pas nemu channel radio ini berasa nemu dunia yg ilang, lagu2 80's dn 90's ga tergantikan..sukaaaa MOST RADIO

    ReplyDelete
  13. Kereen...tau MOST dari Driver Online :-D
    sejak itu _gak nyetel yg lain_ (Y)

    ReplyDelete