Stasiun Tangerang (part 1)

9/29/2016 10:09:00 AM Sael 0 Comments

Sebagai pengguna yang nggak rutin-rutin amat pakai stasiun ini, aku pun tetap merasakan perubahan drastis di lingkungan Stasiun Tangerang selama 2-3 tahun terakhir, dan yang gila gilaan memang tahun ini. Mungkin agak dijabarkan secara singkat aja biar to the point.

< 2013: Stasiun gak bisa dibedakan sama pasar, jalan ke stasiun (jam argo pantes) dulu masih 2 arah, stasiun masih kehalangan ruko, akses masuk stasiun becek dan kumuh. Dulu akses stasiun lewat ruko itu tergolong ilegal. Stasiun lama itu ada di belakang, pintu timur yang kontroversial sekarang. Makanya orang orang sepuh kalau ingat stasiun Tangerang pasti akan drop off di pintu timur. Jaman pintu timur belum dibuka, aku pernah jalan kaki karena diantar sama "sesepuh".

2014: pertama kali aku masuk stasiun ini karena diajakin temen. Pintu dipindah ke barat, pintu timur ditutup sampai Juli 2016. Bangunan masih kehalangan sama ruko, akses masuk kumuh, angkot ngetem sampe ada yang masuk ke parkir motor sekarang. Isi stasiun udah bersih dan steril dari pedagang :)

2015:
Pertengahan: ruko yang menghalangi stasiun (lokasi parkir motor sekarang) digusur, parkiran stasiun udah gak boleh masuk angkot dan khusus motor. Halaman stasiun udah pakai keramik dan berkanopi. Pada tahun ini di lokasi vending machine sekarang ada loket, bekasnya masih ada. Mulai tahun ini Stasiun Tangerang banyak dikenal orang dan gak kalah tenar dengan Supermal Karawaci, SMS, dll :)
Akhir: ruko di ujung dekat J.Co digusur dan dijadikan lapangan parkir mobil. Tanah bekas ruko jadi parkir motor.

2016:
Awal tahun: pemasangan vending machine, toilet di dekat pintu barat, dipasang tali buat pemisah antrian. Nah pada saat ini antrian masuk keluar TNG udah membeludak.
Pertengahan tahun: pemasangan plang TANGERANG di ujung LAA, pembukaan pintu timur dan loket loketnya, pemaksaan Pemkot untuk mengalihkan keluar via pintu timur (aku cerita sendiri dramanya nanti). Yang paling asik, Alfa Express buka cabang di sini, baik di pintu barat atau timur (bekas indomart).

Langsung aja nikmati beberapa foto aku, yang sebenarnya bisa dilihat juga di thread KRL di. SkyscraperCity :). Ada beberapa foto yang dipindahin ke Drive karena memori penuh...






Lapak emak emak itu beli gorengan udah digusur minggu lalu (26/9).

Nanti berikutnya, termasuk foto foto stasiun yang aku pindahin ke drive ada di stasiun Tangerang part 2. Sampai jumpa dan ayo main ke Tangerang :)

Sebagai pengguna yang nggak rutin-rutin amat pakai stasiun ini, aku pun tetap merasakan perubahan drastis di lingkungan Stasiun Tangerang se...

0 comments:

Pentingnya Investasi Nama Domain

9/28/2016 11:34:00 AM Sael 1 Comments

Investment nama domain itu penting banget, apalagi kalau bicara cara kita mencitrakan diri. Dulu gue menganggap domain itu urusan ketinggian (karena bayarnya lumayan, dan emang belom ada duitnya :D ). Tapi sekarang gue agak nekat ya beli domain misael.id , yang awalnya iseng tapi diambil juga. Semua domain umum dengan nama gue udah diambil, termasuk itu .xyz , tapi ada yang jual .id murah (makasih buat Rumahweb) ya udah ambil aja.

Jarang orang punya domain dengan nama panggilan doang! Gue aja awalnya mau ambil sael.xxx (domain lain) tapi mahal dan gak cocok. Sementara mau coba sael.id itu harga khusus dari Pandi 15 jutaan :(.

Menurut gue, ini pentingnya punya nama domain atas nama pribadi.

1. Eksis Cara Beda
Eksis dengan jadi anak hitz Instagram udah biasa. Tapi kalo punya nama domain sendiri, menurut gue lu bisa hits di antara orang. Punya branding personal lebih dari anak sosmed. Orang menilai lo LEBIH NIAT, karena domain itu BAYAR, gak semua orang tau dan gak semua orang mau.

2. Jaga Sikap
Ada yang bilang kebanyakan update Sosmed membahayakan privasi kan? Nah, lebih parah sih kalo daftar domain apalagi dot ID. Orang tau alamat lo di mana hanya dengan fasilitas WHOIS (cuma alamat rumah dan no hp, tapi pengalaman pedagang online mah gitu aja bisa dipake nipu). Makanya orang pake dot ID jarang macem macem, sekali nakal, habislah dia. Bukan hanya dicabut Pandi izinnya, tapi kena bully massal.

3. Blog lu bisa masuk artikel ilmiah
Legitimasi website yang Blogspot dll kan suka dipertanyakan. Nah, dengan pakai domain sendiri, kalo lu mau berbagi dengan orang lain, bisa sampe memasukkan ke daftar pustaka! Peneliti udah berasumsi pengguna domain bayar bisa mempertanggungjawabkan tulisannya, ya sekalipun banyak yang ampas kayak situs berita online dan berita fitnah.

4. Tingkat Kepercayaan dan Niat
Orang yang memiliki domain akan tanggung jawab mengelola situsnya dengan baik, karena udah bayar sayang kalo gak balik modal. Orang pemilik domain untuk blog juga orang yang niat, karena niat yang membuat orang bisa menghabiskan uang buat beli hal yang kalah populer dari sosmed yaitu domain.
Nah, kita sebagai pembaca tulisannya makin percaya bukan penulisnya bukan abal-abal?

Sekian dulu catatan malam ini, besok besok update lagi ya.

Investment nama domain itu penting banget, apalagi kalau bicara cara kita mencitrakan diri. Dulu gue menganggap domain itu urusan ketinggian...

1 comments: