Ngapain Bikin Resolusi Tahun Baru?

12/31/2016 08:46:00 AM Sael 1 Comments


Catatan super cepat yang dibikin beberapa menit sebelum pergantian tahun, ini mikir dan ngetiknya cepet karena memang mau lihat orang lagi tahun baruan. Pasti yang baca kebanyakan udah di 2017. Intinya juga sederhana, mempertanyakan, kenapa sih orang-orang banyak yang bikin resolusi tahun baru - padahal itu sebenarnya bukan keharusan kok. Apa resolusi hanya sekadar kultural?

Catatan super cepat yang dibikin beberapa menit sebelum pergantian tahun, ini mikir dan ngetiknya cepet karena memang mau lihat orang l...

1 comments:

Mau Menyelamatkan Nasib Indonesia? Nongkrong Dulu Yuk!

12/30/2016 09:56:00 AM Sael 0 Comments


Gabungan dari dua tulisan gue yang menyinggung warkop dan cara orang-orang tak bertanggung jawab yang memecah negeri ini dari dalam. Ini karena di akhir tahun gue lagi kena writer's block secara mendadak karena kelelahan hahaha. Gue mau menggabungkan kedua artikel ini secara terang-terangan.

Gabungan dari dua tulisan gue yang menyinggung warkop dan cara orang-orang tak bertanggung jawab yang memecah negeri ini dari dalam. I...

0 comments:

Belajar Pengetahuan Umum dari Kisruh Politik

12/28/2016 11:09:00 AM Sael 0 Comments


Siapapun yang menanggapi kisruh-kisruh kemarin dengan kepala dingin, otak yang selalu ingin mencari pengetahuan, hati yang tergugah untuk mengkritisi pula masih berasa NKRI, juga tangan yang selalu ingin googling sebelum menyimpulkan sesuatu, pasti akan mendapatkan ilmu dari kisruh politik beberapa bulan terakhir. Ilmu pengetahuan beneran, bukan ilmu memfitnah orang atau ilmu mengkafir-kafirkan orang.

Kali ini gue gak banyak ngomong karena gue lagi mau istirahat sehabis membenahi blog ini nyaris seharian. Juga, gue mau mencoba menulis agak singkat-singkat. Jadi, kita langsung main to the point, kurang lebih seperti artikel ala-ala Brilio , Malesbanget, dll. Meskipun ini seharusnya bukan gaya gue. Artikel ini kayaknya lebih tepat disajikan dengan ala ala begitu deh hehehe. Langsung aja!

1. Dengan kasus penghinaan uang rupiah oleh Dwi-Dwi nggak jelas korban sapi kejet-kejet, orang-orang jadi tahu bahwa seorang Frans Kaisiepo adalah pahlawan yang sangat dihormati di Papua. Orang udah pernah jadi gubernurnya daerah sana.

2. Dengan ribut-ribut jumlah massa 212 yang diklaim jutaan orang, kita belajar ilmu matematika, menghitung jumlah orang dengan asumsi, coba baca ini http://indopress.id/eksklusif-misteri-jumlah-massa-aksi-super-damai-212/ . Ada juga yang mengenalkan cara menghitung kerapatan massa dengan pixels. Metode begini adalah dasar dari konsep massa jenis, massa molar, hubungan massa dengan mol, hubungan massa dengan volume. Konsep massa molar (Mr) adalah jumlah orang dalam satu kotak identik, dengan asumsi 1 pixel = 1 mol. Siapa menyangka dasar-dasar ilmu kimia berasal dari hitung-hitungan sepele begini?


3. Kalau bicara soal masa depan Sari Roti, kita diajak untuk menganalisis dari sudut pandang lain dan menggunakan data juga. Salah satunya kita belajar cara pakai Google Trends untuk menganalisis tren yang terjadi di masyarakat dalam beberapa hari terakhir.


Kalau masih kepo tentang analisis gue terhadap Sari Roti, masuk sini http://www.misael.id/2016/12/fenomena-boikot-sari-roti-justru-sari.html

4. Dari surat pernyataan Sari Roti, kita tahu kalau yang namanya gerobak Sari Roti itu hawker tricycle.

5. Dari ribut-ribut Equil disangka bir, kita tahu bahwa merek Equil itu ada dan ternyata produksi dalam negeri!

6. Dari ribut-ribut reklamasi, kita jadi tahu fakta bahwa reklamasi Jakarta bukan hal main-main, tapi terancam batal hanya karena kepentingan politik orang-orang di pinggir pantai... Silakan baca kultwit Kurawa, kaget...

Part 2 http://chirpstory.com/li/323450
Part 3 http://chirpstory.com/li/323689
Part 4 http://chirpstory.com/li/323872
Part 5 http://chirpstory.com/li/323981

7. Dari kasus sidang Ahok, kita jadi tahu putusan sela alias putusan yang belum menyinggung pokok perkara. http://www.hukumonline.com/klinik/detail/cl2772/putusan-sela Kenapa dibacakan bersamaan dengan nota keberatan Ahok? Kalau kita cermati perkataan pak hakim, sebenarnya wajar juga sih mengingat nota keberatan itu memang menyangkut isi sidang sehingga kalau misalkan dikabulkan, berarti makin abu-abu itu kebenaran kasus, sementara Ahok tambah dibully golongan onoh karena katanya bisa membeli hakim dengan air mata...


8. Dari ribut-ribut kenapa Pak Mantan nggak datang ke RS dan Pak Jokowi ke Bapak Kuda Nasional tapi tidak ke Cikeas,,, kita jadi tahu bahwa jarak Cikeas (Puri Cikeas rumah Pak Mantan)-Hambalang itu sangat dekat...

=


9. Kembali lagi ke poin 1, soal ribut uang-uangan. Kita jadi tahu Cut Meutia tidak pernah ada fotonya karena keburu meninggal sebelum sempat diambil potretnya.... Ini juga alasan logis mengapa tidak ada keturunan Cut Meutia yang hidup yang pernah melihat wajah beliau langsung. https://tirto.id/kata-keluarga-tjut-meutia-memang-tidak-berjilbab-caDl


10. Ingat ribut-ribut tenaga asing dari Tiongkok? Kita melalui kisruh ini dibalikin bahwa ternyata TKI jauh lebih merata di mana-mana!!! Diambil dari post gue yang lain tentang pemecah belahan bangsa , kita dikejutkan bahwa sebenarnya TKI lebih banyak! Kenapa TKA Tiongkok seakan-akan banyak? Kebanyakan pemilik proyek mempekerjakan secara borongan bro... sehingga seakan-akan banyak sekali TKA karena memang terkonsentrasi di 1 titik


Gue ambil dari artikel sebelah dari orang-orang rasis yang jauuuuuhhh lebih berbahaya daripada kalau negeri kita ini kemasukan tamu dari negara asing... http://www.misael.id/2016/12/mereka-ingin-memecah-belah-bangsa-dari.html


Oke, terima kasih karena udah mantengin artikel singkat ini, dan selamat istirahat dengan libur panjang ini! Semoga tampilan baru blognya gak bermasalah lagi dan kalian bisa menikmati blog sepuasnya! Terima kasih!

Siapapun yang menanggapi kisruh-kisruh kemarin dengan kepala dingin, otak yang selalu ingin mencari pengetahuan, hati yang tergugah untu...

0 comments:

"Pengalihan Isu", Siapa Ya yang Sedang Mengalihkan Isu?

12/27/2016 11:41:00 PM Sael 0 Comments


2016 adalah masanya kata Pengalihan Isu berjaya. Sebelumnya kata-kata ini memang banyak terdengar di jaman Pepo, cuma fluktuatif. Data dari Google Trends ini menunjukkan memang tahunnya "pengalihan isu" adalah 2016. Paling parah sih waktu Bom Sarinah, banyak yang emosi bahwa isu bom itu hanya pengalihan isu (grr). Kurvanya naik tajam lagi gara-gara Eko Patrio ketangkap akibat ngomong Bom Panci pengalihan isu.



Hmmm... Sadarkah kalian, sebenarnya apapun kasusnya, siapapun yang menyebut suatu pemberitaan sebagai pengalihan isu, dia juga sedang mengalihkan isu untuk hal yang lain? Jangan bicara politik dulu. Definisi isu sangat luas menurut KBBI.

isu n 1 masalah yang dikedepankan (untuk ditanggapi dan sebagainya); 2 cak kabar yang tidak jelas asal usulnya dan tidak terjamin kebenarannya; kabar angin; desas-desus; (sumber)

Isu yang digunakan di kata "pengalihan isu" adalah makna pertama. Isu sama dengan topik. Isu sama dengan pembicaraan. Akibatnya, kata pengalihan isu cakupannya lintas konteks, terlalu luas. Gue kasih contoh yaaa....

Contohnya terjadi kasus di sekolahan bahwa kepala sekolahnya pakai narkoba (ini beneran kejadian di Tangerang sampai benar-benar geger kota-kabupaten-Tangsel di saat sama). Kemudian beberapa hari kemudian tiba-tiba ngetren ada siswa pakai rambut pirang ke sekolah kayak di foto model salon. Seorang guru bilang, "Wah ini anak mau mengalihkan isu ya? Udah tahu itu kasus Pak Kepsek masih hot dan menjaga nama sekolah, ini malah bikin gara-gara lagi. Nanti anak-anak perhatiannya malah ke kamu bukan ke Kepsek".

Dalam praktiknya, mengalihkan isu sama dengan mencuri perhatian orang dari isu lama ke isu baru. Mencuri perhatian, mengalihkan perhatian, intinya sama kan? Hanya tingkatannya saja berbeda. Ada yang hanya level tampil nyentrik kayak orang ngamen atau orang berpakaian ketat. Ada yang sampai level expert seperti mengalihkan isu terkini suatu negara dari yang pada ngebahas pembunuhan eh malah ada yang ngangkat-ngangkat sidang si bapak yang KE-BE-TU-LAN!!! hari kemarinnya.

Metode pengalihan isu macam-macam bro. Ada cara subliminal yang fenomenal tahun 2010-2014 - maksudnya pengalihan isu dengan menimpa berita satu dengan berita yang lain. Ada yang membelokkan pembicaraan ketika pembicaraannya menyerempet - istilah lainnya mengalihkan pembicaraan. Ada yang tiba-tiba mengungkit suatu pemberitaan baru. Ada yang membisikkan "jangan teralihkan perhatiannya dari kasus X", atau teriak-teriak "pengalihan isu". Ada yang bertindak konkret, seperti berpindah ruangan atau pura-pura tidur.

Jadi plesetan ala Darto Danang juga bisa dikatakan pengalihan isu. Gue yang denger The Dandees dari awal banget tahu plesetan itu terinspirasi dari obrolan di radio yang suka hampir mesum, supaya nggak kena semprit KPI. Eh dibelokin.


Kalau kita berbicara pengalihan isu skala nasional atau pengalihan perhatian masyarakat, salah satu pengalih isu paling mantap itu Kompas, karena mereka kerap menghadirkan headline berbeda, apalagi setiap hari Senin, kalau tidak ada isu yang sedang panas hari sebelumnya. Kompas mengakui itu sebagai strategi tampil beda di salah satu edisi ulang tahunnya, tapi udah susah dicari. Salah satunya, gue versus aja artikel Warta Kota sama Koran Kompas yang ada di rumah gue. Beda tata letak berita dalam headline memengaruhi pola membaca orang, dan bisa dikatakan metode pengalihan isu juga. Sadar tak sadar.




Nah, balik lagi ke tujuan gue nulis artikel. Sebelum masuk membahas soal bacot pengalihan isu, kita bahas dulu, kenapa pengalihan isu banyak dikatakan negatif. Coba baca dulu artikel (yang sesuai zamannya pasti, mengingat kaum onoh masih bekerja secara jalan belakang dan metodologinya beum terbongkar) soal pengalihan isu => https://putrilimilia.wordpress.com/2011/11/14/teori-media-dan-teori-masyarakat/ dan http://www.kompasiana.com/sigitsatriopringgondanipriyadi/pengalihan-isu-versus-konsentrasi-ingatan_55009f4aa33311e772511750 )

Pengalihan isu dianggap negatif karena berkaitan dengan transparansi suatu pemerintahan. Ibarat orang lagi ngobrol penting banget soal bisnis, eh ada yang belokin menjadi obrolan soal pelayan restoran yang habis mecahin piring. Lalu ada yang marah "eh jangan pengalihan isu deh!" Tujuan yang membelokkan pembicaraan jelas gara-gara takut ketahuan belum bikin laporan keuangan sama lawan bicaranya. Nah, membelokkan isu di sini jelas ingin menunjukkan ada yang ditutup-tutupi kan?

Pengalihan isu dengan cara begini (membicarakan hal lain) kadang nggak efektif. Pengalihan isu dengan metode lain adalah cara terbalik, teriak-teriak "pengalihan isu". Suatu kejadian yang sudah terjadi secara natural dan wajar heboh secara natural seperti pembunuhan atau penangkapan yang harinya kebetulan eh disangka pengalihan isu. Tujuan pengalihan isu dengan teriak-teriak "pengalihan isu" adalah "mengalihkan kembali" perhatian masyarakat ke kasus "itu", dan tentunya harus curiga dong ada sesuatu dari pengucap yang ditutup-tutupi. Bisa juga sih pakai cara play victim, di mana mereka bikin kejadian sendiri, mereka blowup sendiri, terus mereka sendiri yang teriak-teriak pengalihan isu. Lama-lama dunia serasa punya sendiri.


Itu yang bilang suatu pemberitaan merupakan pengalihan isu sebenarnya dia juga sedang mengalihkan isu. Secara nggak langsung, masyarakat yang mendengar kabar ini keingetan lagi dong. Contoh yang bilang begini, apa gak emosi? Pembunuhan yang memang sudah diatur jalan Tuhan plus boleh jadi jalan pikiran sang pembunuh kok dibilang pengalihan isu? Dia sendiri yang mengalihkan perhatian masyarakat kembali ke berita kesukaan kaumnya. Douchebag gak ada hati, karena memang cuci otak mematikan hati - gue akan nulis lain kali.

Jadi, yang sedang melakukan pengalihan isu siapa? Kebanyakan media tidak mengalihkan isu Ahok secara sadar kok. Permasalahan pengalihan isu adalah sadar atau tidak. Pemberitaan begini bagi media tentu saja mendatangkan duit dan pembicaraan fantastis, kadang-kadang yang bikin berita juga nggak sadar lho beritanya membuat tren, kayak gue sering gak sadar thread Kaskus jadi HT dan dibicarakan ke mana-mana. Ya, tapi media pasti gak melupakan berita Ahok, ini menjadi pilihan kedua dan kalau di antara isu lama masih terbanyak dibicarakan.

Nah, yang sampai bikin Polri sampai marah nangkep Mas Eko adalah konotasinya pengalihan isu dilakukan dengan disengaja, dan ujung-ujungnya meremehkan ancaman bagi bangsa negara. Nada bicaranya "ah, berita gini tuh pengalihan isu si Ahok doang, ngapain didengerin." atau "ah, berita gini rekaan, kerjaan media buat nutupin berita si Ahok." WTH?

Berarti, banyak kisah mengerikan yang dilakukan orang psikopat dianggap fiktif. Dianggap sama dengan kisah hantu terowongan Casablanca (yang gue sering bolak balik gak serem) yang cuma kata sahibul hikayat, eh selentingan. Padahal itu FAKTA. KENYATAAN. Mereka-mereka suporter teroris itu apalagi mainnya dengan cara bikin gara-gara sendiri lalu menyalahkan orang lain merekayasa kejadian yang mereka lakukan. Cara begini kadang makin bikin kabur antara fakta dan kenyataan.

Sekali lagi, yang bikin orang marah dalam perpengalihanisuan ini adalah menganggap berita itu fiktif, tidak penting, rekayasa, atau memfitnah adanya blowup.


Akhir kata, ingat, jangan suka teriak-teriak pengalihan isu, karena sadar tak sadar kita sedang mengalihkan isu untuk kepentingan diri sendiri. Apalagi bilang teroris pengalihan isu dan rekayasa, bigot agama macam apa ini. Kalau meledak juga nangis nangis keingatan papa mama, kecuali sudah heartless - memang ada golongan yang begini sampai menghina orang tuanya.

Dan, mengetahui kebenaran paling mempan adalah berdoa pada Tuhan memohon Ia menunjukkan kebenaran suatu waktu. Karena sekarang kebenaran dan kesalahan susah dibedakan.

2016 adalah masanya kata Pengalihan Isu berjaya. Sebelumnya kata-kata ini memang banyak terdengar di jaman Pepo, cuma fluktuatif. Da...

0 comments:

Maaf Lagi Perbaikan

12/27/2016 09:09:00 AM Sael 0 Comments

Proyekan Stasiun Manggarai baru (dokumen pribadi, dipublikasikan lewat SkyscraperCity)
Wah, mohon maaf yang datang tiba-tiba kok kacau balau templatenya, yah saya lagi ganti tema dan banyak sekali dari tema bawaan (saya pakai template gratisan dari GooyabiTemplates yang bahkan suka dikira saya beli) yang acak acakan dan nggak sesuai dengan yang diharapkan, jadinya berantakan deh. 

Proyekan Stasiun Manggarai baru (dokumen pribadi, dipublikasikan lewat SkyscraperCity ) Wah, mohon maaf yang datang tiba-tiba kok kacau...

0 comments:

Jasa Warung dan Tongkrongan Begitu Besar Bagi Negeri Ini

12/27/2016 08:10:00 AM Sael 0 Comments


Warung sering menjadi simbol perjuangan wong cilik dalam menafkahi diri mereka. Warung juga menjadi simbol kebutuhan primer kita, hayo ngaku siapa yang gak pernah ke warung? Warung juga Indonesia sekali, sekalipun bertransformasi jadi modern, juga tetap berjasa dan berasa Indonesia. Kenapa?

Warung sering menjadi simbol perjuangan wong cilik dalam menafkahi diri mereka. Warung juga menjadi simbol kebutuhan primer kita, hayo ...

0 comments:

Saya Menyudutkan yang Salah

12/26/2016 06:00:00 AM Sael 0 Comments


Bukan hal yang baru kalau saya dikata menyudutkan salah satu kaum, atau dikata tulisannya terlalu panas. Gue juga sadar tulisan tulisan di blog ini panas. Gue juga tahu dan bersiap akan konsekuensi itu ketika memutar balik arah blog dari berbagi tips tips dan curhat ala anak muda menjadi blog nyerempet nyerempet politik ala ala Denny Siregar, Kompasiana, Fadjroel, dan apalah itu. Sudah tahu lah ya.

Bukan hal yang baru kalau saya dikata menyudutkan salah satu kaum, atau dikata tulisannya terlalu panas. Gue juga sadar tulisan tulisan...

0 comments:

Mereka Ingin Memecah Belah Bangsa dari Dalam

12/26/2016 02:02:00 AM Sael 10 Comments


Sebagai dampak ditinggal natalan, ini blog jadi sepi banget kemarin. Ya udah, lanjut nulis lagi aja biar tetap bisa "survive" hehehe. Ya sudah, jujur jujuran aja, karena ini juga blog pribadi yang mendadak rame aja karena kelimpahan banyak view dari telolet dan Sari Roti. 
Sekarang, gue mau membahas, ada segelintir orang yang ingin memecah mecah kita, dan makin berani unjuk gigi.

Sebagai dampak ditinggal natalan, ini blog jadi sepi banget kemarin. Ya udah, lanjut nulis lagi aja biar tetap bisa "survive"...

10 comments:

OM NATALAN OM

12/24/2016 07:09:00 AM Sael 0 Comments



Memanfaatkan tren Om Telolet Om yang membuat ramai blog gue - tapi karena gue tinggal seharian tanggal 23 itu jadinya viewer anjlok lagi LOL, gue juga membuat artikel seputar Natalan karena seorang blogger Kristen rasanya perlu membuat artikel Natal. Om, Natalan Om, jangan mikir lain lain dulu!

Memanfaatkan tren Om Telolet Om yang membuat ramai blog gue - tapi karena gue tinggal seharian tanggal 23 itu jadinya viewer anjlok ...

0 comments:

Om Telolet Om di Kolom Komentar? Yang Bijak Ya!

12/23/2016 10:06:00 AM Sael 0 Comments


Haloo, maaf gak nulis lagi, lagi away from blog beberapa hari ini.... Kita kembali bahas soal Om, Telolelolet, Om! Eh, Om Telolet Om! Gue sendiri adalah orang yang ngakak sampai sekarang dengan tren Om Telolet Om, tapi... banyak juga yang keganggu itu sama Om Telolet Om hahaha. Di kolom komentar.

Haloo, maaf gak nulis lagi, lagi away from blog beberapa hari ini.... Kita kembali bahas soal Om, Telolelolet, Om! Eh, Om Telolet Om! G...

0 comments:

Dari Mana Tren Om Telolet Om Mendunia? Dari Timnas!

12/22/2016 01:19:00 AM Sael 1 Comments

Om Telolet Om emang tren paling kagetan dan paling... ah sudahlah. Di mana-mana, benar benar cepat melebihi pemberitaan soal Ahok atau pemberitaan kopi sianida yang tergolong cepat juga gonjang ganjingnya di tahun ini. Padahal, tren telolet ini udah lama kok baru masuk masa peralayalayannya sekarang... Gue juga ketika denger shock, kenapa temen gue yang nggak pernah naik bus selain acara kampus juga... ikutan ngomongin Telolet? Ternyata, ada hubungannya sama Timnas!

Om Telolet Om emang tren paling kagetan dan paling... ah sudahlah. Di mana-mana, benar benar cepat melebihi pemberitaan soal Ahok atau pe...

1 comments:

Dukung Ahok Gak Cukup "Nangis Bersama"

12/21/2016 03:26:00 AM Sael 0 Comments


Oke, kita semua yang tahu kebenaran dan kesalahan sepertinya kondisinya sudah mulai kalah vokal di dunia tarik argumen. Ya, terutama bicara Koh Ahok ini. Ketika ada hal aneh aneh mengenai sidang penistaan agama Ahok tempo hari, semacam hakim tiba tiba setuju menyatakan engko ini bersalah, sepertinya kita hanya bercuit di linimasa. Itu kurang powerful kawan.

Oke, kita semua yang tahu kebenaran dan kesalahan sepertinya kondisinya sudah mulai kalah vokal di dunia tarik argumen. Ya, terutama bi...

0 comments:

AWKARIN ft. SARI ROTI - SIAPA BACA TULISAN GUE? HAHAHAHA

12/20/2016 01:24:00 PM Sael 0 Comments

Entah gara gara salah satu top komen video Awkarin yang bilang "enakan lagu sari roti daripada awkarin", lalu besoknya BOOM! Sari Roti haram, Sari Roti dilarang - untung udah kelelep lawakan setahun sekali soal atribut Natal dan krisis Suriah... dan karena Sari Roti ini menjadikan viewers gue sangat banyak, jadinya tak gue kasih nonton aja deh!

Entah gara gara salah satu top komen video Awkarin yang bilang "enakan lagu sari roti daripada awkarin", lalu besoknya BOOM! Sa...

0 comments:

Ini Ujung. #1

12/20/2016 11:40:00 AM Sael 0 Comments


Cerita ini fiksi belaka. Hati hati yang cari cari soal proyekan Tangerang Serang, jangan dianggap beneran.

Hari itu hujan di ujung peron stasiun Balaraja. Proyekan jalur kereta yang dilanjutkan hingga ke Serang tidak ujung kelar, di Balaraja sendiri sedang giat pekerja menggarap. Aku duduk di situ, menunggu hujan, sehingga aku bisa melanjutkan perjalanan ke sisi barat Serang, Cikande. Dengan suatu rasa yang tak tertahankan untuk balik, dengan satu alasan. Cinta.

Cerita ini fiksi belaka. Hati hati yang cari cari soal proyekan Tangerang Serang, jangan dianggap beneran. Hari itu hujan di ujung pe...

0 comments:

Natal Tanpa Atribut, Tanpa Ucapan: Gue Gak Masalah, tapi Mereka?

12/19/2016 02:37:00 AM Sael 0 Comments

PAS 46 RIBU VIEWS!!! Exactly 46000 ketika artikel ini rilis.
Gue sebagai bagian umat Kristen ingin menguatkan teman teman yang, gue tau, lagi gatel mengomentari orang orang bersumbu satu senti yang sepertinya gue lihat sedang merenggut kebahagiaan Natal dari saudara-saudara kita, dan berharap kebahagiaan Natal itu juga terenggut dari kita. Dimulai dari Atribut, lalu perlahan mulai menghantam perayaan Natal itu sendiri.
Gue inget banget, sebelum sekitar 2013, perasaan masih biasa biasa aja saat Natalan. Kemudian... negara api menyerang. Ada yang mengeluarkan haram mengucapkan Selamat Natal, lalu rame deh. Ada yang ngebalikin "itu yang bikin aturan mau terima hadiah Natal doang, alias Angpau ya?". Hmmm, sejak saat itu, tiap akhir tahun pasti ada hal yang kata sebagian orang - tak mengenal agama - adalah lawakan akhir tahun.

Padahal, baguslah kalau penuansaan Natal dilarang. Nggak usah keluar duit dong buat hiasan Natal, bahkan di gereja hal ini juga insentif positif, karena panitia Natal nggak usah merogoh kocek dalam dalam buat beli hiasan Natal. Nggak ada orang yang pamer pamer hiasan Natal di rumahnya yang harganya puluhan juta. Nggak usah memasang hiasan Natal yang susahnya setengah mati dan sebenarnya meregang nyawa juga untuk hiasan langit langit. Mantap nih, penghematan keuangan di masa masa susah, WAHAHAHAHAHA.

Itu semua nggak ada esensinya buat yang udah Kristen bener mah. Cuma atribut kultural kok Santa Klaus dan sahabat sahabatnya semacam topi Natal dan pohon Natal. Keluarga gue juga udah lama gak pasang pohon Natal karena pas natalnya ke luar kota terus. Semakin ke sini, gereja gereja juga melakukan pendekatan Natal ke budaya populer sini kayak dangdutan, modern dance, EDM, dan pokoknya yang menurut mereka bisa menjangkau makin banyak jiwa.

Masalahnya, hal gini gini - pelarangan - menghalangi nuansa Natal itu bisa dirasakan saudara saudara kita. ITU YANG GUE SEDIHKAN.



Padahal esensi kita Natalan adalah: Natal bukan buat kita saja, tapi buat mereka juga. Kan katanya garam dan terang dunia, masa sih nggak mau berbagi Natal ke saudara saudara kita? Kalau untuk yang sudah cukup berani ya penginjilan. Nah, tapi untuk memberitakan Natal ke saudara saudara kita kan salah satu cara efektif-sederhananya adalah penuansaan. Dengan penuansaan, itu media juga dong untuk berbicara ke saudara saudari kita, oh ada Natalan di sana. Oh, bentar lagi ada Natal. Oh, lagu gereja enak didenger juga ya - ketika mendengar lagu lagu natal, baik sekuler ataupun rohani, diputar di mall.

Ketika atribut dan perayaan Natal besar besaran di-banned, otomatis media penyampaian berita Natal dan "sekarang mau Natal" hanya dari mulut ke mulut, yang bisa jadi juga di-banned sama mereka mereka itu. Dunia bukan cuma orang Kristen Katolik doang isinya, dan kembali lagi ke tadi, budaya populer seperti sinterklas dan topi Natal adalah alat efektif buat saudara saudari kita mengetahui Natal, persis yang Kristen tahu ada perayaan Idul Fitri ikut ikutan bikin ketupat, katanya enak. Ada nyepi, langsung matikan lampu dan tidur seharian. Hahaha.

Kalau mereka tahu, mereka bisa mendapatkan damai Natal juga dong, mungkin dari wangi parfum yang dipancarkan baju-baju Natal. Mungkin dari duit berlimpah yang didapatkan dari jualan baju di Tanah Abang, atau jualan aksesoris di Asemka. Mungkin dari aksi Natal yang memberikan sembako sampai pelatihan keterampilan. Atau dari hal hal kecil semacam lagu lagu Natal diputar di mall, pohon Natal megah yang meski mereka dilarang seharusnya masih bisa mengagumi, gambarannya seperti gue pegang sepatu harga jutaan di mall. Ketika tidak ada lagi penuansaan Natal, memang buat kita umat Kristen nggak ngefek, toh masih ada dunia maya dan tentunya kita sudah mengerti apa arti Natal yang sesungguhnya. Tapi buat mereka mereka yang tahunya Natalan cuma lagu gereja, sinterklas, dan pohon Natal? Mereka lama lama gak aware kalau ada Natalan, like most people right now ke perayaan Hindu Buddha, baru ngeh setelah lihat kalender. Sedih.

Tapi Yesus pernah berkata bahwa dunia tidak mengenal kasihNya, mengenal Dia pun tidak, benci iya (Yohanes 15:18). Ya wajar wajar saja kalau orang orang itu selalu menghalangi mereka yang ingin memberitakan Kristus melalui Natal. Mereka - beberapa, apalagi mastermind - juga tahu bahwa dengan Natal ini banyak orang yang akan mengganti kepercayaan. Ya sudahlah, mereka kejet kejet dan langsung hantam jaya, Natal dilarang di sini, sana, sono. Mereka bahkan mungkin berpikir secanggih gue - pengharaman mengenai Natal ini bisa memengaruhi agar orang orang dan pak polisi tidak mengamankan Natalan karena katanya larangan agama. Beraksilah mereka yang pengen NKRI kebakaran.

Padahal sebenarnya, lagi lagi, keyakinan itu berasal dari hati nurani sob!!! Kalau lo ngucapin tapi hati nggak bermaksud mempercayai ajaran, ya gak masalah. Pertebal keyakinan agamamu setelah mengucapkan Met Natal. Kayak kebanyakan orang yang biasa biasa aja bahkan gak tau ada pengharaman selamat Natal. Peraturan atribut Natal.

Ke depannya, gue berharap umat Kristen melakukan nyepi aja deh ketika natalan. Selain bagus buat lingkungan - gak buang buang energi dan duit, memang cocok kayak suasana Natal yang di Alkitab, sunyi senyap bukan berisik kayak pasar malem.

PAS 46 RIBU VIEWS!!! Exactly 46000 ketika artikel ini rilis. Gue sebagai bagian umat Kristen ingin menguatkan teman teman yang, gue tau...

0 comments:

15 Lagu Indonesia Bikin Semangat, Sayang Jarang yang Tau

12/18/2016 09:24:00 AM Sael 0 Comments


Oke, blog Twisctre yang sebelah gue hapus karena gue mau mengintegrasikan semua blog yang gue punya ke sini. Konten blog sebelah yang sharing lagu juga gue satukan di blog sini. Mumpung momennya lagi tinggi view juga, terima kasih Sari Roti dan Koh Ahok, juga terima kasih situs Lae Denny Siregar dan Seword yang salah satu sumber utama traffic ke sini, maaf ya titip link terus.

Oke, blog Twisctre yang sebelah gue hapus karena gue mau mengintegrasikan semua blog yang gue punya ke sini. Konten blog sebelah yang sha...

0 comments:

Wahai 13 Penumpang Hercules, Anda Pahlawan Bangsa

12/18/2016 12:15:00 AM Sael 0 Comments


Sambil ngopi ngopi, kopinya pahit pula, Materi ujian yang dipelajari agak pahit, dan beritanya pahit juga. Tiba-tiba, lagi-lagi gara gara nonton berita Hercules jatuh, tahunya di warung Padang lagi macam sidang Ahok (baca tulisan Tidak Punya Hati Kalian 1), hari gue yang ceria karena mau Natalan mendadak jadi agak... ya sudahlah.

Sambil ngopi ngopi, kopinya pahit pula, Materi ujian yang dipelajari agak pahit, dan beritanya pahit juga. Tiba-tiba, lagi-lagi gara gar...

0 comments:

Catatan Buat Troller Timnas

12/17/2016 08:57:00 AM Sael 0 Comments



Tim nasional kita, apapun yang terjadi, udah melakukan yang terbaik. Terserah mau dibilang apa lah apa lah. Tentunya ini bisa jadi ajang kita mengkritisi penampilan timnas dong? Tapi caranya. Tolong.

Tim nasional kita, apapun yang terjadi, udah melakukan yang terbaik. Terserah mau dibilang apa lah apa lah. Tentunya ini bisa jadi aj...

0 comments:

Aspirasi Itu Isi, Bukan Jumlah

12/16/2016 05:45:00 AM Sael 0 Comments


Reformasi banyak disalahpahami sebagai ajang show power dengan alasan ingin mengetuk pintu hati pemerintah, padahal mengetuk pintu hati banyak jalan. Udah ngerti kan apa yang akan gue bahas sekarang? Ini ngomongin demo masak, eh demo teriak teriak, eh demo pemerintah. Zaman sekarang, menyampaikan aspirasi banyak cara lebih elegan.

Reformasi banyak disalahpahami sebagai ajang show power  dengan alasan ingin mengetuk pintu hati pemerintah, padahal mengetuk pintu hat...

0 comments:

Hal Sederhana Buat Promosi Blog

12/15/2016 09:30:00 PM Sael 1 Comments


Oke gue tau banyak banget yang mengeluh karena blog sepi, apalagi blogging zaman sekarang nggak se-hype pada saat gue pertama masuk ke dunia blog. Gue memulai tahun 2009, gue buat Google ID tahun segitu soalnya, tapi baru bikin Blogspot tahun 2012. Dulu blog lama juga sempet rame, tapi almarhum tahun 2011 akhir karena sibuk Kaskusan lol.

Oke gue tau banyak banget yang mengeluh karena blog sepi, apalagi blogging zaman sekarang nggak se-hype pada saat gue pertama masuk ke d...

1 comments:

Tidak Punya Hati Kalian (2)

12/15/2016 10:59:00 AM Sael 0 Comments


Kelanjutan tulisan gue tentang ketidakpunyahatian masyarakat sini. Sedih gue, citra bangsa kita peramah sudah luluh gara gara pemberitaan tidak jelas ini. Bigot-bigot heartless sebelum jaman sosmed memang banyak, tapi tak semenggelora sekarang.

Kelanjutan tulisan gue tentang ketidakpunyahatian masyarakat sini. Sedih gue, citra bangsa kita peramah sudah luluh gara gara pemberita...

0 comments:

Trans Media Ulang Tahun Ke-15...

12/15/2016 09:38:00 AM Sael 0 Comments


Halo guys! Memanfaatkan tenarnya blog ini gara gara bapak gubernur dan gue sebar linknya di mana-mana, gue kasih sedikit review dulu soal acara Transmedia ini. Siapa tau kayak artikel gaje gue yang dapat kecipratan juga...

Halo guys! Memanfaatkan tenarnya blog ini gara gara bapak gubernur dan gue sebar linknya di mana-mana, gue kasih sedikit review dulu so...

0 comments:

Tidak Punya Hati Kalian

12/14/2016 05:38:00 AM Sael 2 Comments


Gue kemarin nonton Ahok lagi disidang secara nggak sengaja pas lagi makan, sebelum UAS. Ya, kasihan aja sih lihatnya. Ini gue sering bicara Ahok bukan berarti gue mendukung, lah gue aja gak bisa milih. Tapi hanya karena demokrasi DKI nggak sehat, mosok cuma 1 calon incumbent doang yang beneran cerdas?

Gue kemarin nonton Ahok lagi disidang secara nggak sengaja pas lagi makan, sebelum UAS. Ya, kasihan aja sih lihatnya. Ini gue sering bica...

2 comments:

Playlist Lagu-Lagu Kocak, Tapi Asik Didenger

12/13/2016 09:10:00 AM Sael 0 Comments

Iseng-iseng di Youtube nyari nyari lagu, biar kagak bosen itu mulu, lagunya alay mulu. Gue nemu playlist lagu lagu lumayan kocak tapi nyelekit juga, dan pastinya udah lama gak diputer karena agak termakan zaman (kasihan)... Harapannya setelah gue masukin blog ini jadi mendadak viral lagi (ya kali, ngarep lu)

Iseng-iseng di Youtube nyari nyari lagu, biar kagak bosen itu mulu, lagunya alay mulu. Gue nemu playlist lagu lagu lumayan kocak tapi nyelek...

0 comments:

Fenomena Boikot Sari Roti, Justru Sari Roti Untung

12/09/2016 08:59:00 AM Sael 5 Comments


JANGAN COPY ARTIKEL INI MENJADI ISI THREAD BP KASKUS. INI BUKAN WEB BERITA. TAKUTNYA KAMU KENA BANNED KARENA MENYEBARKAN SITUS BLOGSPOT, WEB INI BERBASIS BLOGSPOT SOALNYA.

Sebenarnya Sari Roti meskipun terlihat apes ketika dihantam badai gonjang ganjing boikot dari pendukung kaum onoh alias para Panasbung, they got what they really want to. Meskipun memang caranya miris banget sampai ada produknya diinjak (KALIAN SADAR GAK SIH ADA SAHABAT KALIAN KELAPARAN). Meskipun mereka diboikot beberapa toko secara sepihak. Bingung kenapa? Semua itu karena mereka dipasarkan secara gratis!

JANGAN COPY ARTIKEL INI MENJADI ISI THREAD BP KASKUS. INI BUKAN WEB BERITA. TAKUTNYA KAMU KENA BANNED KARENA MENYEBARKAN SITUS BLOGSPOT...

5 comments: